Imbas Krisis Eropa, Honda Inggris Pangkas Karyawan


Imbas Krisis Eropa, Honda Inggris Pangkas Karyawan

13 Januari 2013- TEMPO.CO, Swindon - Krisis Eropa kembali memangsa korban. Kali ini pabrik Honda di Swindon, Inggris. Pabrik Honda yang mempekerjakan 3.500 karyawan ini mengabarkan akan memangkas 800 pekerjanya. Padahal pabrik di Barat Daya Inggris yang sudah berproduksi sejak 1992, tidak pernah memangkas karyawannya. 

Namun melemahnya permintaan mobil di beberapa wilayah Eropa, seperti Spanyol, Italia dan Yunani membuat pabrik ini mengurangi pekerjanya. Sejak lemahnya pasar Zona Eropa , penjualan otomotif telah susut hingga sejuta unit lebih. Hal ini memaksa Honda mengurangi karyawannya. 

Ken Keir, wakil presiden eksekutif Honda Motor Eropa, mengatakan lemahnya pasar yang terus menerus di pasar Eropa membuat perusahaan perlu menata ulang struktur bisnis. Menurutnya, Honda tetap berkomitmen jangka panjang untuk operasional Inggris dan manufaktur Eropa. "Namun, permintaan yang melemah terus menerus mengharuskan kami mengambil keputusan yang sulit," ujarnya.

Honda UK Manufactur akan berkonsultasi dengan sejumlah rekan kerja untuk mempertimbangkan perubahan ini, Terutama usulan mengurangi 800 pegawai pada musim semi tahun ini. Keir menambahkan, pihaknya sedang mengatur konstitusi bisnis dengan tepat untuk menjamin stabilitas jangka panjang dan tetap aman. Honda mengatakan pejabat serikat buruh telah diberitahu tentang rencana ini. Para buruh di pabrik Swindon juga diajak berdiskusi usai pengumuman. 

Pabrik di Swindon memiliki kapasitas produksi 250.000 unit setahun. Dengan investasi mencapai lebih dari 2 miliar pounds sterling alias sekitar Rp 3,1 triliun.
Tahun lalu, produksinya hanya sekitar 150.000, karena lemahnya permintaan. Sepertiga dari produksinya ini dijual di pasar Inggris. Sisanya diekspor ke 26 negara, terutama di Eropa. Mobil-mobil yang  diproduksi pabrik ini antara lain adalah model Jazz, Civic dan CR-V . 

Honda Pajang Dua SUV Konsep di Detroit Auto Show


Honda Pajang Dua SUV Konsep di Detroit Auto Show  

14 Januari 2013- TEMPO.CO, Detroit - Honda Motor Corp menampilkan dua mobil SUV konsep, Acura All New MDX dan Urban SUV, dalam acara North American International Auto Show (NAIAS) 2013 di Detroit, Amerika Serikat. Kedua mobil tersebut mengusung konsep dinamis, sporty, sekaligus fungsional.

Dalam siaran pers yang diterima Tempo, Senin 14 Januari 2013, Honda mengatakan Acura All New MDX akan diproduksi mulai 2014. SUV crossover ini mempunyai desain serta lekukan bodi yang lebih aerdinamis dibandingkan model sebelumnya. Sedangkan Urban SUV Concept menjadi model platform global yang akan dikembangkan Honda di masa mendatang. Mobil ini menggabungkan model sporty dan dinamis serta kelegaan kabin dan fitur yang fungsional. 

Selain dua mobil konsep tersebut, Honda memamerkan All New Accord, New Civic, dan All New CR-V yang menjadi tulang punggung penjualan di Amerika Utara. Lini produk lain yang ditampilkan adalah Honda Fit, New Honda CR-Z, Honda Insight, Honda Ridgeline, Honda Pilot, dan Honda Odyssey.


NAIAS 2013 berlangsung di Cobo Center One, Washington Boulevard, Detroit, pada 14 Januari hingga 27 Januari 2013. Pameran yang diselenggarakan ke-25 kalinya ini merupakan eksebisi otomotif terbesar tahunan di Amerika Utara.

Dahlan: Tucuxi, Sengsara Membawa Nikmat


Dahlan: Tucuxi, Sengsara Membawa Nikmat  


TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengumpamakan kecelakaan mobil listrik Tucuxi di Temanggung dengan istilah "sengsara membawa nikmat". Kata Dahlan, kecelakaan pada 5 Januari 2013 itu menimbulkan keributan yang bising, tapi memberikan pelajaran berharga.

Dahlan bercerita tentang insiden Tucuxi melalui artikel Manufacturing Hope 60 yang ditayangkan pada Senin, 14 Januari 2014. Menurutnya kesalahan masa lalu tidak boleh terulang. "Kalau mobil listrik tidak kita siapkan sekarang, kita akan menyesal untuk kedua kalinya," tulis Dahlan. "Kelak, kalau dunia sudah berganti ke mobil listrik, jangan sampai kita kembali hanya jadi pasar mobil impor seperti sekarang ini!"

Sebelum kecelakaan Tucuxi, Dahlan menulis, proyek uji coba mobil listrik pernah mengalami beberapa kali kejadian memalukan. Pada awalnya, Dahlan menjajaki mobil listrik buatan Dasep Ahmadi. Ternyata, mobil mogok ketika tiba di Jalan Thamrin, Jakarta dari Depok. Minggu berikutnya, mobil listrik ternyata letoy di tanjakan. "Padahal perjalanan uji coba itu juga diliput langsung oleh media secara luas," Dahlan menulis.

Mobil listrik buatan Dasep terus mengalami perbaikan. Setelah itu, muncullah Tucuxi yang bergaya Ferari. Mobil buatan Danet Suryatama ini dibanderol seharga Rp 3 miliar. Dahlan mengatakan sangat bangga karena Tucuxi buatan Danet bisa meluncur mulus tanpa membuat "malu".

Dahlan lalu membeberkan kronologi uji coba hingga kecelakaan Tucuxi. Saat melewati jalanan curam dengan pinggirnya jurang, Dahlan menginjak rem sekuatnya sehingga blong. Kecelakaan heboh itu akhirnya terjadi. "Saya memang salah dalam cara mengemudi seperti itu," ujarnya.

Kecelakaan lalu lintas dan izin Tucuxi itu bisa saja menghadapi masalah hukum. Dahlan mengatakan siap menjalaninya dengan seikhlas-ikhlasnya. "Tapi, pelajaran teknologi itu akan menyelamatkan banyak orang di masa depan. Saya akan jalani konsekuensi itu, tapi ilmu pengetahuan harus tetap berkembang. Tidak boleh terhenti karena kecelakaan itu." Simak berita Dahlan Iskan dan proyek mobil listriknya.

Chevrolet Camaro Bumblebee



Chevrolet Camaro SS Bumblebee

Camaro Bumblebee , Mobil yang bernama asli Camaro SS ini merupakan kendaraan bertipe sport mewah dengan performa tangguh bertenaga monster, mobil ini mulai beken dan dikenal banyak orang berkat kehadirannya dalam box office Movie Autobot Transformer yang berperan sebagai Bumblebee. Karena ketenarannya dalam film tsb mobil pabrikan chevrolet ini menjadi lebih dikenal dengan sebutan Camaro Bumblebee dan ramai dipesan oleh konsumen otomotif di negeri paman sam.


Untuk film transformer terbaru ada beberapa perubahan menarik yang dilakukan pihak Chevrolet untuk kendaraan ini yaitu desain ban hitam lebih sporty tetap dengan nuansa kuning yang mencerminkan tokoh film bumblebee. Mobil ini memiliki jarak sumbu roda 2.852 milimeter kemudian panjang 4.836 milimeter, sedangkan lebar 1.918 milimeter, dan tinggi mobil 1.376 milimeter. Sedangkan untuk mengeluarkan tenaga monsternya kendaraan ini dipersenjatai dengan mesin V8 mampu mengeluarkan tenaga 426 hp pada putaran 5.900 rpm dan torsi maksimal mencapai 420 Nm pada putaran 4.600 rpm.
Untuk melamar mobil satu ini anda harus menyediakan uang sebesar Rp 1.9 Miliar sebagai mahar yang harus anda berikan kepada importir yang mendatangkan kendaraan ini di Indonesia. Harga tersebut sangat mahal jika dibandingkan dengan biaya yang harus anda keluarkan untuk beli mobil ini di amerika yang hanya sekitar USD $33.430 setara dengan Rp 300 jutaan.

refrensi :: http://www.mobilanyar.com/chevrolet-camaro-bumblebee-mobil-bertenaga-moster

Honda Brio Rebut 15 Persen Pasar City Car


Honda Brio Rebut 15 Persen Pasar City Car   

15 NOVEMBER 2012 - TEMPO.COJakarta - Meskipun baru meluncur di jalan raya pada Agustus 2012, penjualan Honda Brio cukup menggembirakan. PT Honda Prospect Motor mengklaim Brio telah merebut 15 persen dari pangsa pasar city car di Indonesia.

Dalam data yang dirilis pekan ini, Honda Prospect menyatakan penjualan Brio sepanjang Agustus hingga Oktober 2012 mencapai 5.387 unit. Khusus di bulan Oktober, city car ini membukukan penjualan 1.915 unit.

Menurut Direktur Pemasaran Honda Prospect, Jonfis Fandy, penjualan pada Oktober 2012 sebanyak 9.178 unit telah memecahkan rekor tertinggi sepanjang tahun. Angka penjualan Januari-Oktober 2012 yang mencapai 55.550 unit disumbang oleh model-model baru serta pemasaran dalam pameran Indonesia International Motor Show.

"Dengan produk yang segar, kami berharap pencapaian ini bertahan hingga akhir tahun.” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 November 2012.

Selain Brio, varian lain yang cukup laris adalah Honda All New CR-V. Sepanjang Oktober, SUV kompak yang meluncur pada 13 September 2012 ini terjual 2.882 unit. Jika ditotalkan, penjualan seluruh varian CR-V sepanjang 2012 mencapai 10.388 unit atau setara 21 persen dari pangsa pasar SUV nasional.

Untuk segmen kendaraan penumpang serbaguna (MPV), Honda Freed memberi kontribusi sebanyak 2.007 pada Oktober 2012. Dengan demikian, sepanjang 2012 Honda Freed telah terjual sebanyak 16.349 unit dan meraih pangsa pasar 14 persen di kelas MPV.

2017, Penjualan Mobil Diprediksi Tembus 2 Juta


2017, Penjualan Mobil Diprediksi Tembus 2 Juta

21 NOVEMBER 2012 TEMPO.COBogor - Kementerian Perindustrian memperkirakan akan ada satu juta mobil yang terjual di Indonesia pada 2013. “Jumlah itu akan meningkat lagi menjadi dua juta unit pada 2017,” kata Direktur Jenderal Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi, Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, seusai kegiatan PT Mercedes-Benz Indonesia, M-Class Start-off Production Ceremony, di Wanaherang, Gunungputri, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 21 November 2012.

Budi menjelaskan, dari seluruh mobil yang terjual itu, mobil kelas premium memiliki pangsa pasar satu persen. Dari satu juta mobil, kata dia, ada sekitar 8.000 mobil kelas premium yang terjual. Diperkirakan jumlah mobil kelas premium itu pun akan bertambah lagi menjadi 20 ribu unit pada 2017.

Kini Indonesia tak perlu lagi selalu mengimpor mobil kelas premium. "Premium class sudah ada yang buatan Indonesia juga," ujar Budi. Meskipun demikian, ia mengatakan sulit meyakinkan investor untuk memproduksi mobil kelas premium di Indonesia karena tak semua orang yakin dengan kualitas produksi Indonesia.

Salah satu perusahaan yang telah melakukan perakitan mobil di Indonesia adalah Mercedes-Benz Indonesia. "Keputusan ini menjadi indikasi iklim investasi di Indonesia kondusif bagi pertumbuhan bisnis kami," kata Presiden dan CEO Mercedes-Benz Indonesia, Claus Weidner.

Mercedes-Benz mulai merakit sport utility vehicle (SUV) seri ML 350 4MATIC di pabrik tersebut setelah perusahaan meluncurkan seri tersebut pada pertengahan tahun ini. Perusahaan mentargetkan produksi 30 unit seri tersebut sampai akhir tahun ini. Seri ML 350 4MATIC yang dirakit secara lokal itu mulai dipasarkan pada 2013. Tahun depan, perusahaan juga menargetkan produksi seri tersebut sebanyak 104 unit dalam setahun. 

Perluasan usaha yang dilakukan Mercedes-Benz Indonesia itu dinilai bisa menjadi promosi investasi. "Jadi, perusahaan otomotif lain nantinya memilih untuk investasi di Indonesia," kata Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal Ahmad Kurniadi. Tanpa menyebut nama, Ahmad mengungkapkan, sudah ada perusahaan otomotif lain yang juga siap melakukan perluasan bisnis di Indonesia. 

Ahmad mengatakan, investasi perusahaan otomotif tersebut memberi manfaat dalam penyerapan tenaga kerja. "Jadi, jangan sampai tenaga kerja kita melanglang ke luar negeri," ujarnya.

All New Grand Vitara Dibanderol Rp 324 Juta


All New Grand Vitara Dibanderol Rp 324 Juta  



19 DESEMBER 2012 - TEMPO.CO, Jakarta -- PT Suzuki Indomobil Sales meluncurkan varian terbaru sport utility vehicle (SUV) All New Grand Vitara. Mobil serbaguna ini dipasarkan dengan harga termurah Rp 324,5 juta.

Menurut Head of Public Relation 4W Suzuki, Dimelza Sharindrarini, harga tersebut berlaku untuk varian bertransmisi manual. Untuk Grand Vitara gear otomatis, harga yang dikenakan mencapai Rp 335 juta off the road.

"Harga itu khusus untuk wilayah Jabodetabek," kata dia dalam peluncuran All New Grand Vitara di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Desember 2012.

New Grand Vitara mengusung mesin bertenaga besar, J24B DOHC VVT kapasitas 2,4 liter. Mesin ini bisa menghasilkan daya 166 tenaga kuda pada putaran mesin 6.000 rotasi per menit (rpm). Torsi maksimal yang dibesut mesin ini mencapai 225 Newton meter pada putaran 4.000 rpm.

Secara keseluruhan, hampir tak ada perubahan signifikan pada kapasitas mesin New Grand Vitara dibandingkan pendahulunya. Polesan hanya terlihat di bagian eksterior, yakni front grille yang berbentuk kisi-kisi. Seperti diketahui, Grand Vitara versi lama memajang grille model sarang lebah.

Selain itu, perubahan juga dilakukan pada bumper, velg alloy 10 spoke 18, serta headlamp. Untuk interior, Suzuki memberi sentuhan baru berupa perangkat audio dengan layar sentuh. 

Dimelza mengatakan, New Grand Vitara didatangkan langsung dari Jepang secara utuh (completely built up). Dia berharap varian ini bisa menempati posisi signifikan dalam pasar SUV nasional.

Suzuki Stop Penjualan Grand Vitara 2.0 Liter


Suzuki Stop Penjualan Grand Vitara 2.0 Liter

19 DESEMBER 2012 - TEMPO.COJakarta - PT Suzuki Indomobil Sales menyetop pemasaran varian Grand Vitara dengan tipe mesin 2 liter. Menurut Direktur Penjualan Suzuki Indomobil, Davy Tuilan, penghentian ini dipicu kecenderungan konsumen yang menggemari model sport utility vehicle (SUV) dengan mesin bertenaga besar. "Karena pasar mesin 2 liter sudah jenuh, pemasarannya kami hentikan," kata dia dalam acara peluncuran New Grand Vitara di Hotel Dharmawangsa Jakarta Selatan, Rabu, 19 Desember 2012.

Selain minat konsumen, penghentian produksi juga lantaran pabrik di Thailand digunakan untuk memproduksi Suzuki Ertiga. Untuk versi baru, Suzuki Indomobil kini mengimpor langsung dari Jepang dalam bentuk utuh (completely built up).

Davy mengatakan, Suzuki Indomobil kini hanya memasarkan Grand Vitara dengan kapasitas mesin 2,4 liter. Namun, di dealer-dealer tertentu, masih tersedia varian Grand Vitara lama yang mengadopsi mesin 2,4 liter dan 2 liter. Dari total populasi Grand Vitara di Indonesia yang mencapai 20.587 unit, 40 persen mengusung mesin 2,4 liter.

Suzuki menerapkan modifikasi minimal pada New Grand Vitara, yang mulai dipasarkan pada Januari 2013. Untuk dapur pacu, mobil serbaguna seharga Rp 335 juta ini masih mengusung tipe J24B DOHC VVT 2,4 liter. Mesin ini bisa menghasilkan daya 166 tenaga kuda pada putaran mesin 6.000 rotasi per menit (rpm). Torsi maksimal yang dibesut mesin ini mencapai 225 Newton meter pada putaran 4.000 rpm.

Di ruangan dalam, modifikasi hanya dilakukan pada audio set yang mengadopsi sistem kendali layar sentuh. Panel audio ini kompatibel bisa memutar beragam perangkat elektronik, seperti pemutar musik iPod, televisi, beragam jenis telepon seluler pintar, hingga alat navigasi global positioning system. Untuk bagian luar, pengubahan dilakukan pada bentukfront guard bumper, ukuran velg alloy, serta desain headlamp dan lampu kabut. 

Meski tak mengubah fitur terlalu banyak, Davy yakin New Grand Vitara bakal disambut penggemar SUV. Menurut dia, fan mobil jenis ini cenderung mementingkan daya mesin ketimbang kecanggihan fitur. "Mereka juga menyukai desain yang simpel, agak mirip jip atau kendaraan untuk medan berat," katanya.

Penjualan Honda Jazz Naik 34 Persen



Penjualan Honda Jazz Naik 34 Persen

05 DESEMBER 2012 - TEMPO.COJakarta - PT Honda Prospect Motor menyatakan penjualan bulanan Honda Jazz mengalami kenaikan sebesar 34 persen menjadi 2.535 unit pada November 2012.

Menurut Direktur Marketing dan After Sales Service Honda Prospect, Jonfis Fandy, mengatakan hal ini didukung berbagai fitur seperti desain sporty, kabin yang lega, performance mesin yang bertenaga, serta fitur keselamatan pengemudi.

"Ditambah hemat bahan bakar dan ramah lingkungan," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu 5 Desember 2012.

Penjualan Jazz memberi kontribusi terbesar pada pasar Honda di Indonesia, yang mencapai 7.652 unit sepanjang November 2012. Jika diakumulasikan, penjualan Jazz mencapai 21.167 unit atau 33,4 persen dari pasar Honda sepanjang 2012 yang mencapai 63.202 unit.

Setelah Jazz, varian terlaris lainnya adalah All New CR-V yang terjual sebanyak 1.814 unit pada November dan 12.202 unit sepanjang 2012. Di segmen kendaraan penumpang, Honda Freed mencatat penjualan 17.969 unit. Sedangkan MPV premium Honda Odyssey laris hingga 666 unit pada Januari hingga November 2012.

Untuk kelas sedan, Honda City, Civic dan Accord membukukan penjualan masing-masing 2.100 unit, 1.668 unit, dan 920 unit sepanjang 2012. City car paling gres, Honda Brio, juga memberi kontribusi penjualan 6.511 unit dalam tiga bulan terakhir.

SUV Bakal Geser Pasar Mobil Penumpang

SUV Bakal Geser Pasar Mobil Penumpang  

19 DESEMBER 2012 TEMPO.COMJakarta - Pangsa pasar mobil serbaguna (sport utility vehicle/ SUV) kelas menengah bakal melonjak tahun depan, dipicu peralihan selera konsumen kendaraan bermotor. 

Direktur Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales, Davy Tuilan, memperkirakan sebagian pengguna mobil penumpang (multi-purpose vehicle/ MPV) bakal beralih menjadi konsumen SUV. "Mereka mengalami kenaikan pendapatan dan mengganti mobil dengan kelas yang lebih tinggi," kata dia dalam acara peluncuran New Grand Vitara di Hotel Dharmawangsa, Rabu, 19 Desember 2012.

Davy mengatakan, pada 2011, penjualan SUV medium mencapai 92 ribu unit atau 11 persen dari total penjualan mobil sebanyak 840 ribu. Pada 2012 dan 2013, dia memperkirakan pasarnya melonjak hingga lebih dari 100 ribu unit. 

Khusus Grand Vitara, Davy mengatakan, sejak diluncurkan pada 2006, populasi mobil ini mencapai 20.587 unit di Indonesia. Sepanjang 2012, penjualan model ini mencapai 560 unit. 

Pembeli mobil jenis ini adalah konsumen menengah ke atas berusia maksimal 45 tahun yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam menggunakan mobil. "Mereka cenderung beralih pada jenis mobil baru yang memiliki performa lebih tinggi," ujarnya.

SUV medium merupakan varian mobil kelas menengah ke atas dengan harga jual rata-rata di atas Rp 300 juta. Mobil yang sejatinya dipakai melahap medan ekstrem ini dibekali mesin bertenaga besar, dengan kapasitas di atas 2.000 cc

Penjualan Mobil di AS 2013 Bakal Tembus 15 Juta


Penjualan Mobil di AS 2013 Bakal Tembus 15 Juta  

26 DESEMBER - TEMPO.COJakarta -- Pertumbuhan penjualan mobil di Amerika Serikat pada 2013 diprediksi akan naik sedikit dibanding 2012. Tahun depan, penjualan diperkirakan akan kembali menembus angka 15 juta unit. Beberapa lembaga analis memprediksi, penjualan mobil akan berkisar pada 14,9 juta unit hingga 15,5 juta unit. 

Tahun ini, penjualan diprediksi akan menembus 14,5 juta unit. Bulan ini penjualan diprediksi akan menyentuh angka 1,4 juta unit. Walau Desember ini lebih kecil penjualannya daripada November lalu, penjualan akan tetap tinggi. Hal ini disebabkan karena produsen besar seperti General Motors dan produsen lain memberikan diskon gede untuk cuci gudang. 

"November lalu melampaui perkiraaan, tapi bulan ini melambat," kata Danny Leach, manajer penjualan di Shore Toyota di Mays Landing, New Jersey, Selasa, 25 Desember 2012. Di daerah itu, konsumen mulai mengganti mobil mereka karena dikoyak Badai Sandy. 

Tembusnya penjualan di atas 15 juta unit ini kembali mengulang masa panen otomotif lima tahun lalu. Pada 2007, sebelum krisis subprime mortgage, penjualan mobil di Paman Sam sempat menyentuh titik 16,2 juta. Namun, perlahan menyusut karena didera krisis. Hingga pada 2009 tinggal 10,4 juta dan perlahan naik kembali. 

Prediksi penjualan 15 juta ini hanya mendongkrak 3 persen dari total penjualan 2012. Sebagian besar laba penjualan 2013 diharapkan berasal dari mobil menengah dan subcompact. "Sedang pasar untuk kelascompacts dan crossover tetap stabil atau malah menurun," kata Alec Gutierrez, analis pasar senior dari Kelley Blue Book. Mobil model menengah yang baru ini menawarkan bahan bakar irit dibandingkan dengan compacts. Ini menarik pembeli yang ingin berhemat, tapi tetap mendapat mobil yang lega.

Tahun depan, seiring prediksi harga minyak akan jatuh, General Motors akan meluncurkan versi pickup yang didesain ulang dan berkapasitas sekelas truk. Federal Energy Information Administration memperkirakan harga bensin tahun depan kira kira US$ 3,43 per galon. Lebih rendah dari tahun ini yang mencapai US $ 3,63.

Jika ternyata penjualan malah melambat, maka persaingan kian ketat. "Volkswagen, Mazda, dan Subaru akan kian agresif menjamah pasar," kata Gutierrez. Produsen besar macam General Motors, Ford Motor Co dan Toyota Motor tidak mungkin mendapatkan kue pasar besar. "Mereka hanya mencoba bisa mempertahankan posisi," kata Gutierrez. 
Toyota Menargetkan Penjualan 8,9 Juta Unit di 2013  

26 DESEMBER -TEMPO.COTokyo - Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp menargetkan penjualan global tahun depan untuk merek Toyota dan Lexus bisa mencapai 8,9 juta unit atau naik 2,5 persen dari target tahun ini. 

Dari sisi produksi, perseroan menargetkan bisa memproduksi merek Toyota dan Lexus sebanyak 8,7 juta unit di 2013 atau hampir setara dengan jumlah unit kendaraan yang diproduksi perseroan di 2012 sebanyak 8,74 juta unit.

Seperti dilansir Reuters, 26 Desember 2012, Toyota menargetkan produksi grup perusahaan tahun depan sebanyak 9,94 juta unit dan menjual 9,91 juta unit. Produksi grup Toyota termasuk didalamnya produksi di pabrik Daihatsu Motor Co dan Hino Motors Ltd. 

Tahun ini produksi grup Toyota diperkirakan mencapai 9,92 juta unit atau naik 26 persen dari tahun lalu. Sementara penjualan grup Toyota tahun ini diperkirakan bisa mencapai 9,97 juta unit atau naik 22 persen dari tahun lalu. 

Dukung Ekspansi, Ford Investasikan Rp 59,7 Triliun


Dukung Ekspansi, Ford Investasikan Rp 59,7 Triliun  

02 jANUARI 2013 - TEMPO.COMichigan - Untuk mendukung ekspansi ke seluruh dunia, Ford Motor 
Co membangun beberapa pabrik baru di Amerika Serikat pada awal 2013. Pabrik yang menyerap 12 ribu tenaga kerja tersebut menelan dana US$ 6,2 miliar atau Rp 59.7 triliun.

Detroit News mengabarkan, investasi ini dipecah menjadi beberapa bagian. Dana senilai US$ 773 juta dialokasikan untuk pembangunan pabrik truk F-Series di kawasan produksi Dearborn Michigan. Sedangkan sisa dana tersebut digunakan untuk memperluas pabrik pengecoran logam Dearborn, pembangunan pabrik transmisi Van Dyke dan Livonia, serta mendirikan pabrik perakitan di Flat Rock dan Sterling.

Menurut Vice President Manufaktur Ford, Jim Tetreault, investasi ini sudah dicairkan dan proyek ini kemungkinan selesai pada 2015. "Kami yakin fasilitas produksi ini akan mendukung rencana kami yang sangat agresif," kata dia, seperti dikutip dari MSNBC, Rabu 2 Januari 2013.

Ekspansi ini mencerminkan pertumbuhan pasar Ford yang cukup signifikan, di tengah gelombang resesi yang melanda Amerika dan negara-negara Eropa. Sebelumnya, gara-gara pasar yang melemah Ford dan produsen mobil Amerika lainnya seperti General Motor dan Chrysler sempat menurunkan kapasitas produksi. Namun cerahnya prospek pasar Asia dan kawasan lain membuat Ford kembali bersemangat untuk meningkatkan produksi.

Saat ini Ford mengoperasikan 65 pabrik di seluruh dunia dengan serapan tenaga kerja 172 ribu orang. Tetreault mengatakan dalam program ekspansi kali ini Ford akan membangun instalasi manufaktur yang fleksibel sehingga bisa menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang berubah-ubah. "Pabrik di Michigan dan Flat Rock bisa membuat beragam model sesuai dengan tren pasar," ujarnya.

2013, Penjualan Hyundai Diperkirakan Melambat


2013, Penjualan Hyundai Diperkirakan Melambat

TEMPO.COSeoul - Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Group, menargetkan penjualan hanya akan tumbuh 4,1 persen tahun ini menjadi 7,4 juta unit secara global. Hal itu terjadi karena penguatan nilai mata uang won menurunkan daya saing mobil Korea itu. Proyeksi pertumbuhan itu merupakan yang terendah sejak 2007, ketika perseroan berhasil membukukan penjualan global tumbuh 3,9 persen.

“Pasar domestik dan ekspor di 2013 akan sangat sulit bagi kami akibat lamanya dampak krisis Eropa dan pelambatan ekonomi global,” ujar Presiden Direktur Hyundai Group, Chung Mong-koo, seperti dikutip dari AFP.

Menurut dia, Hyundai harus berjuang mengatasi dampak penguatan nilai tukar mata uang won yang telah mengakibatkan harga per unit mobil Hyundai jadi melambung di pasar ekspor. Situasi serupa dialami oleh kompetitornya dari Jepang, seperti Honda dan Toyota, yang juga terhambat masalah penguatan nilai tukar mata uang yen.

Chun mengatakan Hyundai akan meningkatkan investasi untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan dan teknologi elektronik agar bisa tetap tumbuh pada masa mendatang. Dia juga menekankan, jaringan 30 pabrik Hyundai di sembilan negara di dunia akan membantu perseroan tetap tumbuh. Dua pabrik terbaru dibangun di Cina dan Brasil, tahun lalu. “Untuk mencapai target penjualan 7,41 juta unit, kami harus merespons perubahan pasar secara lebih aktif,” ucapnya.

Pada 2012, Hyundai berhasil menjual 7,12 juta unit mobil secara global atau naik 8 persen dari realisasi 2011. Bersama perusahaan afiliasinya, KIA, Hyundai merupakan pabrikan otomotif terbesar kelima di dunia.

Daihatsu Enggan Tanggapi Tabrakan BMW Maut


Daihatsu Enggan Tanggapi Tabrakan BMW Maut  

03 JANUARI 2013-TEMPO.COJakarta - Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, menolak menanggapi kelayakan sistem keamanan pada mobil Daihatsu Luxio yang tertabrak oleh BMW X5 dalam kecelakaan di tol Jagorawi, 1 Januari lalu. "Itu urusan kepolisian. Kami sendiri tidak tahu kronologinya. Pertanyaan tadi diutarakan pada pihak yang salah," katanya kepadaTempo, Kamis, 3 Januari 2013. 

Menurut dia, Daihatsu tidak mengetahui mengapa pintu geser dengan mudah terlepas saat tertabrak. Ia pun juga enggan menduga penyebab kecelakaan apakah karena tabrakan yang begitu hebat yang disebabkan oleh kecepatan sangat tinggi atau kondisi Daihatsu Luxio. Daihatsu menilai kepolisian yang mengetahui detik per detik kecelakaan serta kondisi saat insiden terjadi. 

Daihatsu, kata Amelia, baru akan berkomentar jika memang diminta pihak kepolisian. Menurut dia, Daihatsu sama sekali tidak terlibat dengan insiden kecelakaan tersebut. "Sama seperti saat tabrakan Xenia dulu, kami tidak mengetahui kejadiannya seperti apa. Jadi tidak bisa berkomentar," katanya. 

Mobil BMW X5 yang dikemudikan Muhammad Rasyid Amirullah, putra bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, menabrak mobil Daihatsu Luxio di kilometer 3.350 Tol Jagorawi. Peristiwa yang terjadi Selasa, 1 Januari 2013, sekitar pukul 05.30 WIB, itu mengakibatkan dua penumpang Luxio, Harun, 57 tahun, dan M. Raihan, 14 bulan, tewas karena terpental keluar dari mobil. Tiga penumpang Luxio lainnya juga terluka. 
Rasyid, si pengemudi BMW, menurut polisi, hingga kini masih dirawat di rumah sakit karena mengalami syok dan trauma.

Mazda Optimistis Soal Prospek Pasar Mobil di 2013


Mazda Optimistis Soal Prospek Pasar Mobil di 2013

TEMPO.COBali - Presiden Direktur PT. Mazda Motor Indonesia (MMI), Keizo Okue, mengatakan pasar mobil Indonesia tidak menunjukkan gejala penurunan tahun depan. “Tahun ini kan menembus 1,1 juta unit, tahun depan, dengan pangsa pasar Indonesia yang besar masih akan tumbuh,” katanya saat Media Drive Mazda Biante di Bali, Selasa, 18 Desember 2012.

Sayangnya, Okue menolak memprediksi angka penjualan mobil di Indonesia tahun depan. Menurut dia, pertumbuhan pasar mobil di Indonesia juga akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat. “Kalau krisis di sana pulih akan semakin bagus, kalau buruk, tergantung situasinya nanti,” katanya. Fluktuasi harga komoditas internasional, kata Okue, juga turut mempengaruhi harga mobil yang pada akhirnya mempengaruhi pasar. “Ini juga harus kita antisipasi,” katanya.

Pasar Mazda di Indonesia, kata Okue, terbantu oleh tingginya daya beli masyarakat. Konsumsi dalam negeri yang tinggi terbukti menjadi penggerak ekonomi dan memicu pertumbuhan ekonomi. Okue khawatir jika konsumsi Indonesia turun maka ekonomi akan turun dan pada akhirnya berdampak pada penjualan mobil. “Hal ini terjadi di Jepang, masyarakat takut menghabiskan uang sehingga ekonomi pun stagnan karena daya beli rendah,” katanya.

Menurut dia Mazda akan menambah jumlah pasokan ke Indonesia dari pabrikan Mazda di Thailand dan Jepang. Pasar Indonesia yang potensial masih menjadi target pasar utama bagi Mazda. Tapi, Okue menolak menyebutkan jumlah unit mobil yang akan diimpor tahun depan.

Pada periode Januari-November 2012, MMI telah menjual 11.021 unit mobil di Indonesia. Mazda2 mencatatkan penjualan terbanyak dengan 4.990 unit. Mazda CX-5 mengekor dengan angka penjualan 2.077 unit. Mazda BT-50 Series dan Mazda Biante berada di peringkat ketiga dan keempat penjualan terbanyak Mazda dengan 1.504 unit dan 1.035 unit.

Okue mengatakan Mazda fokus menjual jenis kendaraan multiguna (MPV) di Indonesia. Penjualan jenis MPV di Indonesia lebih banyak dibandingkan negara-negara lain termasuk Jepang. Penjualan Mazda Biante di Indonesia pun lebih tinggi dibandingkan penjualan domestik di Jepang. “Orang Indonesia suka mobil besar dan untuk keluarga, inilah pasar yang akan kita garap. Salah satunya melalui Mazda Biante,” katanya.

All New Suzuki Swift Ramaikan Pasar Hatchback

All New Suzuki Swift Ramaikan Pasar Hatchback

21 Sepetember 2012- TEMPO.COMJakarta -Suzuki kembali meluncurkan  mobil andalannya di kelas mobilhatchback. Menurut Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales, Endro Nugrogo, All New Suzuki Swift akan kembali meramaikan persaingan kelas hatchback. "Segmen Swift ini sangat bagus di Indonesia," katanya di Kemayoran, Kamis, 20 September 2012.

Menurut Endro, All New Swift ini memiliki tampilan yang berbeda dengan Swift generasi terdahulu. Dengan lekuk tubuh yang baru, dia menyatakan Swift akan lebih terlihat sportydibandingkan pendahulunya. "Karena itu kami dengan bangga mempersembahkan All New Swift kepada konsumen Indonesia," katanya.

Untuk dapur pacunya, Suzuki juga melakukan perubahan pada All New Swift. Mobil dengan kapasitas 5 orang tersebut akan mengusung mesin dengan kapasitas 1,4 liter, atau lebih kecil dibandingkan Swift terdahulu yang berkapasitas 1,5 liter. "Tapi performanya akan lebih baik dari Swift terdahulu karena sudah menggunakan mesin generasi K-Series yang juga digunakan oleh Ertiga," tutur dia.

Suzuki  membanderol All New Swift dengan harga Rp 163 juta untuk varian terendah pada tipe GL Manual. Sedangkan varian tertinggi, yaitu All New Swift GX transmisi otomatis akan dibanderol dengan harga Rp 180 juta. "Total kami meluncurkan dua varian, yaitu tipe GL dan tipe GX, masing-masing terdapat pilihan transmisi manual maupun otomatis." 

Endro menargetkan Swift terbaru ini bisa terjual hingga 1.000 unit setiap bulannya. Karena itu, dia mengatakan, Suzuki memasang target penjualan hingga 2.000 unit hingga akhir tahun 2012 ini."Kami baru akan memenuhi permintaan pasar pada November dan ini masih diimpor dari Thailand," katanya.

Mercedes Benz Cetak Rekor Penjualan


Mercedes-Benz Cetak Rekor Penjualan   

07 Januari 2013--TEMPO.CO , Munich:Mercedes Benz tahun ini menembus rekor penjualan yakni 1,32 juta unit. Faktor utama tembusnya rekor penjualan merek premium di bawah produsen otomotif Daimler AG ini adalah meningkatnya permintaan dari pasar Amerika Serikat, meski pasar Cina dan Eropa melemah. 

Angka penjualan tahun ini naik 4,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Pada Desember 2012, volume penjualan di Amerika Serikat naik 9,5 persen. Sementara di Cina, pasar Mercy turun 18,6 persen. Sebaliknya, rival Mercedes-Benz, Audi dan BMW, justru penjualannya naik di negara ini. Namun secara rinci, Audi dan BMW, belum merilis hasil penjualan pada 2012. 

CEO Daimler, Dieter Zetsche, berharap Mercy kembali menjadi pemuncak di pasar mobil premium mengungguli dua produsen saingannya itu. Target itu diharapkan bisa tercapai pada 2020.  "Saya yakin, paling lambat kami akan melampaui rival kami pada 2020," katanya kepada Boersen-Zeitung, terbitan akhir tahun lalu. 

Dieter berharap targetnya tercapai selama dia masih menjadi CEO Daimler. Zetsche akan mengakhiri kontranya pada Desember 2013, dan berharap diperpanjang selama tiga tahun.

Zetsche mengaku gagal bersaing dengan pesaingnya di pasar mobil compact dan di pasar Cina. Dengan krisis utang Eropa yang suram, produsen mobil mewah Jerman mempertahankan pertumbuhan dengan rame-rame berfokus di pasar Amerika Serikat dan Cina. 

Adapun BMW diharapkan memperkuat dominasinya di industri mobil premium tahun ini. Menurut perkiraan Lembaga Peneliti Pasar Industri Otomotif IHS Automotive, produsen mobil berbasis Munich, Jerman itu akan meningkatkan penjualannya 4,6 persen menjadi 1,54 juta unit pada 2013. Ini akan mengalahkan penjualan Audi yang mencapai 1,44 juta unit. IHS juga memprediksi Mercedes akan merebut kembali ranking dua, setelah dua tahun lalu direbut Audi. 


Dahlan Iskan: Tucuxi Punya Saya  

TEMPO.CO, Solo - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengklaim mobil listrik Tucuxi saat ini sudah menjadi miliknya. Dia mengaku telah membiayai semua riset dalam membuat mobil yang bentuknya mirip Ferrari itu.

Dahlan menyatakan mobil berwarna merah tersebut merupakan karya dari Danet Suryatama. "Sejak awal saya yang membiayai risetnya," kata Dahlan saat melakukan uji coba 1.000 kilometer Tucuxi di Solo, Sabtu 5 Januari 2013. Setelah jadi, mobil tersebut mutlak menjadi miliknya.

Selain Tucuxi, Dahlan juga masih memberikan dukungan riset kepada para pencipta mobil listrik lain, termasuk Ahmadi dari Depok. "April mendatang kami akan memperlihatkan mobil karya Ahmadi yang baru," katanya. 

Salah satu warga Surabaya, bernama Rafi, menurut Dahlan, juga sudah ada yang mulai mengembangkan mobil listrik. "Saya sudah mencoba mengendarai mobil buatan Pak Rafi itu," katanya.

Sebelumnya, pencipta mobil listrik Tucuxi, Danet Suryatama, berencana melaporkan Dahlan Iskan lantaran telah membongkar mesin mobil tersebut. Dia menilai bahwa pembongkaran itu merupakan upaya pencurian hak atas kekayaan intelektual.

Siapa Danet, Perancang Tucuxi Dahlan


Siapa Danet, Perancang Tucuxi Dahlan

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Danet Suryatama mulai dikenal masyarakat karena dia mengaku sebagai pencipta mobil listrik Tucuxi yang dimiliki Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Danet menganggap Dahlan telah mencuri hak intelektual karena membongkar mesin "ferrari listrik" buatannya. "Saya akan laporkan pencurian hak cipta atau teknologi ini ke pemerintah Amerika Serikat," kata Danet.

Menanggapi tudingan Danet, Dahlan mengatakan telah membiayai semua riset yang dilakukan Danet sampai Rp 3 miliar. Dengan telah membiayai riset itu, Dahlan menganggap bahwa Tucuxi adalah miliknya. "Sejak awal saya yang membiayai risetnya," kata Dahlan.

Terlepas dari perselisihan Danet dengan Dahlan, siapa sebenarnya Danet? 

Danet Suryatama adalah jebolan jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi 10 November (ITS), Surabaya, tahun 1988. Setahun kemudian, ia mendapat gelar master of science di bidang teknologi bangunan lepas pantai dari University of Starthclyde, Inggris.

Mulai 1992, Danet "hijrah" ke Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam itu, ia kuliah di jurusan Perkapalan dan Teknik Kelautan dengan bidang riset optimalisasi struktur. Danet kemudian lulus pada 1999 dan mendapat gelar PhD atau doctor of philosophy.

Sembari kuliah, Danet bekerja di perusahaan otomotif di Amerika Serikat pada 1997 dan 2008 menjadi konsultan otomotif di negara itu.

Danet mengatakan putus komunikasi dengan Dahlan Iskan sejak 21 Desember 2012. Saat itu Danet berada di Jakarta untuk melihat proses pengisian energi mobil listrik. “Saya sempat e-mail Pak Dahlan untuk menyampaikan keberatan karena mobil itu dibongkar, diutak-atik, dan dijiplak teknologinya,” kata dia.

Soal teknologi Tucuxi, Danet mengatakan telah mendaftarkan hak paten mobil listrik tersebut di Amerika Serikat. “Saya saat ini menjalankan bisnis otomotif di perusahaan ElectrikCar LCC di Amerika Serikat," ujarnya.

Flag Country

free counters